STOP AlihFungsi Manggrove atas Nama Rakyat!

Aktivitas perambahan hutan mendekati arah muara Kuala Geunting dan Kuala Peunaga. Sehingga sedimentasi menghambat aliran sungai Tamiang. Akibatnya, potensi banjir meningkat di permukiman saat musim hujan.

AWF Tandatangani Seruan Perlindungan Lahan Basah Pada Konferensi Keanekaragaman Hayati PBB Ke-16 di Kolombia

COP DBD Colombia

Konferensi Keanekaragaman Hayati PBB Ke-16 (COP16 CBD) pada 21 Oktober-1 November 2024 di Cali, Kolombia.  Aceh Wetland Foundation ikut mendantangani seruan untuk bertindak terhadap pelestarian air dan lahan basah di Konvensi PBB tentang Keanekaragaman Hayati. Seruan ini kami tulis agar memberikan prioritas yang lebih tinggi pada air dan lahan basah dalam upaya penerapan Kerangka Kerja […]

Sekolah Dasar di Bireuen akan Terapkan Modul Ajar Pendidikan Lingkungan Hidup

Aceh Wetland Foundation bekerja sama dengan Universitas Almuslim Bireuen sedang menyelesaikan Modul Ajar Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) untuk mendukung implementasi pembelajaran tentang lingkungan hidup khususnya tentang habitat lahan basah. Kegiatan Uji Publik Modul (PLH) tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen pada 5 Juni 2024, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungam Hidup Sedunia […]

Cabut PP Pasir Laut Tahun 2023!

Penambangan dan ekspor pasir laut bukanlah solusi pembangunan yang berkelanjutan. Kerusakan yang ditimbulkan lebih besar dari hasil dan manfaat.