Beasiswa Penelitian di Rawa Tripa 2024

Ekosistem Hutan Rawa Gambut Tripa-Babahrot merupakan areal hutan gambut yang awalnya mencapai 62.000 hektare. Secara administrasi wilayah ini berada di Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya (60%) dan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (40%). Ekosistem ini menyimpan 300 jenis tumbuhan lokal dan satwa khas, termasuk Orangutan (Pongo abelli), Beruang Madu, dan Harimau Sumatra. Sejumlah penelitian memberikan […]
Tolak Izin Konsesi PT. Barisan Pemuda Nusantara, Hutan Lebih Baik Dikelola Masyarakat Adat!

SURAT TERBUKA Lebih dari 50 tahun, ekosistem hutan bakau di Aceh diizinkan untuk dimanfaatkan untuk kepentingan komersialisasi oleh korporasi pemegang izin konsesi kehutanan. Hal ini mengakibatkan terjadinya degradasi lahan dan hutan serta sebagian besar di antaranya berubah fungsi menjadi kawasan budidaya perikanan dan perkebunan. Eksploitasi perdana hutan mangrove di Pantai timur Aceh dilakukan oleh PT. […]
SIARAN PERS: APH Harus Tegas Berantas Ilegal Logging dan Pembukaan Lahan dalam Kawasan Lindung Gambut Rawa Tripa

NAGAN RAYA, 1 Juli 2024 — Aparat Penegak Hukum (APH) diminta menindak tegas aksi perambahan dan pembukaan lahan dalam kawasan lindung gambut di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya. Investigasi Koalisi Selamatkan Lahan dan Hutan Aceh (KSLHA) ditemukan alat berat yang sedang membuka lahan di kawasan lindung gambut. Sejumlah kayu yang sudah ditebang ditumpuk menunggu diangkut […]
Sekolah Dasar di Bireuen akan Terapkan Modul Ajar Pendidikan Lingkungan Hidup

Aceh Wetland Foundation bekerja sama dengan Universitas Almuslim Bireuen sedang menyelesaikan Modul Ajar Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) untuk mendukung implementasi pembelajaran tentang lingkungan hidup khususnya tentang habitat lahan basah. Kegiatan Uji Publik Modul (PLH) tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen pada 5 Juni 2024, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungam Hidup Sedunia […]
Habitat Lahan Basah Menghilang Tiga Kali Lebih Cepat Dibanding Hutan

Seiring dengan pertumbuhan perkotaan dan peningkatan permintaan lahan, kecenderungannya adalah merambah lahan basah dan lahan basah tersebut menghilang tiga kali lebih cepat dibandingkan hutan.
Mukim Langsa Baroh Sepakat Kuatkan Peran Adat dalam Menjaga Hutan Mangrove

Aceh Wetland Foundation adalah lembaga nirlaba yang sangat mendukung peran Masyarakat Adat dalam pengelolaan hutan berkelanjutan.
Bersama KPH 3, Kami Sosialisasikan Pemanfaatan Tambak Silvofishery dalam Kawasan Hutan Mangrove

Para peserta berasal dari kalangan Kepala Desa di Kemukiman Langsa Baroh dalam Kecamatan Langsa Barat, para aktivis LSM, wartawan dan pemilik tambak.
SIARAN PERS: Pengerukan Alur Pelayaran Pelabuhan Kuala Langsa Berpotensi Merusak Lingkungan

Kami merasa perlu mengingatkan pemerintah bahwa proyek pengerukan jalur masuk Pelabuhan Kuala Langsa ini dapat menimbulkan persoalan lingkungan dan sosial masyarakat dalam jangka panjang. Untuk itu, diperlukan kajian mendalam dan kehati-hatian dalam pelaksanaan proyek ini.
Suara Warga Tripa

Okupansi perusahaan perkebunan kelapa sawit menjadi tantangan utama aksi konservasi Tripa-Babahtor. Gugatan Walhi terhadap Kallista Alam, pada 2011 hingga adanya putusan inkrah oleh pengadilan makin menimbulkan optimisme di kalangan aktivis dan masyarakat yang peduli Tripa. Konflik sosial yang sempat menghantui dinamika persoalan Tripa-Babahrot kini mulai berkurang dan nyaris hilang. Namun upaya konservasi yang benar-benar mendapatkan […]
RISET: Paya Nie Harus Dijadikan Kawasan Konservasi Lahan Basah

Penelitian yang dilakukan AWF bekerja sama dengan Pusat Riset Biochar dan Hutan Lestari Universitas Syiah Kuala, menggunakan metode survai melalui pengamatan langsung ke lapangan dan analisis laboratorium pada skala pemetaan 1:250.000.