Habitat lahan basah di Aceh dikenal juga sebagai wilayah transit burung-burung air di sepanjang rute East Asian-Australasian Flyway (Jalur Terbang Asia Timur-Australia). Jalur terbang ini adalah rute migrasi utama bagi banyak spesies burung air, termasuk yang berasal dari Siberia, Rusia, dan negara-negara Asia lainnya.
Rute ini merupakan jalur penting bagi burung air migran yang bergerak antara wilayah Asia Timur dan Australia, dan beberapa lokasi di Sumatera menjadi tempat persinggahan penting dalam jalur ini.
Tim AWF sudah mengidentifikasi dan mengamati pergerakan kelompok burung air di Paya Nie, hutan mangrove di pesisir timur yang merupakan habitat lahan basah di Aceh. Terdapat sekitar 21 jenis spesies burung dan sebagian di antaranta kategori burung migrasi.
Di Paya Nie, AWF menemukan kelompok Berkik (Gallinago stenura), Trulek Kelabu (Vanellus cinereus), dan Trinil Kaki Merah (Tringa tetanus). Ketiga burung air ini masuk kategori burung migrasi yang melintasi East Asian-Australasian Flyway pada setiap tahunnya.
Kenapa kami menggunakan Aplikasi Earth Ranger?
Sejak didirikan pada tahun 2015, EarthRanger telah membantu pengelola kawasan lindung dalam mengambil keputusan operasional yang terinformasi dan berorientasi pada konservasi.
Aplikasi ini juga digunakan oleh ekolog dan biologi untuk meneliti satwa liar dan habitatnya, serta untuk memperjuangkan perlindungan mereka.
AWF ikut berpartisipasi dalam series ‘Workshop Earth Ranger’ bersama 100 organisasi lingkungan dan konservasi di Asia yang berlangsung 5-7 Agustus 2025 di Bangkok, Thailand.
Kami akan mengaplikasikan ER pada aksi monitoring habitat, satwa dan memantau aktivitas ilegal seperti perburuan liar, penebangan hutan, perdagangan satwa dan penangkapan ikan ilegal.
Mengatasi kesenjangan data dalam konservasi satwa liar
Para pendukung satwa liar dan pengelola kawasan lindung dihadapkan pada tantangan memantau wilayah yang luas dan melindungi aset dengan sumber daya terbatas, sehingga tugas mencegah perburuan liar dan konflik antara manusia dan satwa liar menjadi sangat sulit.
Dikembangkan oleh Vulcan LLC, bekerja sama dengan banyak mitra konservasi dan teknologi, EarthRanger adalah solusi perangkat lunak yang menggabungkan data real-time dari patroli penjaga, pemantauan jarak jauh, dan berbagai sensor.
Per September 2021, EarthRanger menjadi produk Ai2. Langkah ini menggabungkan riset kelas dunia, keahlian teknik, sumber daya produk, dan talenta untuk menciptakan dampak positif yang lebih besar.
Tren populasi burung air 5 tahun terakhir
Sensus burung air yang dirancang oleh Asian Water Bird (AWC) telah menghimpun banyak data tentang pergerakan burung air di Indonesia. Sensus ini menggunakan semua data relawan yang dilakukan pada setiap Januari.
Sejak 5 tahun terakhir, beberapa spesies burung air seperti kumpulan Berkik mulai jarang terlihat. Perburuan, penangkapan, dan perubahan habitat menjadi ancaman bagi burung-burung migran dan lokasi persinggahan mereka di Pulau Sumatera.
AWF akan menerapkan EarthRanger untuk memonitor pergerakan burung air baik secara real-time, insidentil, analisis dan visualisasi serta deteksi dini untuk mendukung pengambilan keputusan dalam upaya perlindungan burung air di sepanjang habitat lahan basah di Aceh. ***













