Cabut HGU dalam Kawasan Lindung Gambut Rawa Tripa

Pernyataan Sikap Quick Wins Yusron Wahid: Cabut HGU PT Kallista Alam dan PT Surya Panen Subur, Lindungi Gambut, Selamatkan Keanekaragaman Hayati Rawa Tripa. Forest Watch Indonesia – APEL Green Aceh – Aceh Wetland Foundation – Korjuang – Selamatkan Hutan Hujan – Auriga – IWGFF – Independent Forest Monitoring Fund – LembAHtari – PEMA Universitas […]
Beasiswa Liputan Mangrove 2024

“Carut Marut Pengelolaan Hutan Mangrove di Aceh” Lebih dari 50 tahun, ekosistem hutan bakau di Aceh diizinkan untuk dimanfaatkan untuk kepentingan komersialisasi oleh korporasi pemegang izin konsesi kehutanan. Hal ini mengakibatkan terjadinya degradasi lahan dan hutan serta sebagian besar di antaranya berubah fungsi menjadi kawasan budidaya perikanan dan perkebunan. Eksploitasi perdana hutan mangrove di Pantai […]
AWF Tandatangani Seruan Perlindungan Lahan Basah Pada Konferensi Keanekaragaman Hayati PBB Ke-16 di Kolombia

Konferensi Keanekaragaman Hayati PBB Ke-16 (COP16 CBD) pada 21 Oktober-1 November 2024 di Cali, Kolombia. Aceh Wetland Foundation ikut mendantangani seruan untuk bertindak terhadap pelestarian air dan lahan basah di Konvensi PBB tentang Keanekaragaman Hayati. Seruan ini kami tulis agar memberikan prioritas yang lebih tinggi pada air dan lahan basah dalam upaya penerapan Kerangka Kerja […]
Hentikan Berburu Burung di Paya Nie!

Aturan adat masyarakat Paya Nie ini mengatur tata kelola perlindungan, pengelolaan, dan pemanfaatan kawasan Paya Nie yang berkelanjutan. Namun aktivitas perburuan burung di sana masih terjadi. Aktivitas illegal ini dilakukan di tengah malam buta.
BEASISWA LIPUTAN RAWA TRIPA 2024

Aceh Wetland Foundation, Yayasan APEL Green Aceh dan AcehSatu Media berkolaborasi dalam program beasiswa liputan dalam upaya menahan laju deforestasi dan okupansi perkebunan kelapa sawit di kawasan lindung gambut Rawa Tripa.
Beasiswa Penelitian di Rawa Tripa 2024

Ekosistem Hutan Rawa Gambut Tripa-Babahrot merupakan areal hutan gambut yang awalnya mencapai 62.000 hektare. Secara administrasi wilayah ini berada di Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya (60%) dan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (40%). Ekosistem ini menyimpan 300 jenis tumbuhan lokal dan satwa khas, termasuk Orangutan (Pongo abelli), Beruang Madu, dan Harimau Sumatra. Sejumlah penelitian memberikan […]
Tolak Izin Konsesi PT. Barisan Pemuda Nusantara, Hutan Lebih Baik Dikelola Masyarakat Adat!

SURAT TERBUKA Lebih dari 50 tahun, ekosistem hutan bakau di Aceh diizinkan untuk dimanfaatkan untuk kepentingan komersialisasi oleh korporasi pemegang izin konsesi kehutanan. Hal ini mengakibatkan terjadinya degradasi lahan dan hutan serta sebagian besar di antaranya berubah fungsi menjadi kawasan budidaya perikanan dan perkebunan. Eksploitasi perdana hutan mangrove di Pantai timur Aceh dilakukan oleh PT. […]
SIARAN PERS: APH Harus Tegas Berantas Ilegal Logging dan Pembukaan Lahan dalam Kawasan Lindung Gambut Rawa Tripa

NAGAN RAYA, 1 Juli 2024 — Aparat Penegak Hukum (APH) diminta menindak tegas aksi perambahan dan pembukaan lahan dalam kawasan lindung gambut di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya. Investigasi Koalisi Selamatkan Lahan dan Hutan Aceh (KSLHA) ditemukan alat berat yang sedang membuka lahan di kawasan lindung gambut. Sejumlah kayu yang sudah ditebang ditumpuk menunggu diangkut […]
Sekolah Dasar di Bireuen akan Terapkan Modul Ajar Pendidikan Lingkungan Hidup

Aceh Wetland Foundation bekerja sama dengan Universitas Almuslim Bireuen sedang menyelesaikan Modul Ajar Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) untuk mendukung implementasi pembelajaran tentang lingkungan hidup khususnya tentang habitat lahan basah. Kegiatan Uji Publik Modul (PLH) tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen pada 5 Juni 2024, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungam Hidup Sedunia […]
SIARAN PERS: Stop Penghancuran Rumah Terakhir Orang Utan!

Ekosistem Hutan Rawa Gambut Tripa-Babahrot merupakan areal hutan gambut yang luas awalnya mencapai 62.000 ha dan secara administrasi wilayah ini berada di Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya (60 persen) dan Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (40 persen). Kawasan ini menyimpan 300 jenis tumbuhan lokal dan beberapa satwa khas, antara lain fauna, termasuk Orang […]